PROFILE PENERBIT DIAN DHARMA 

Penerbit Dian Dharma (d/h Yayasan Dian Dharma) adalah salah satu divisi penerbitan Ekayana Buddhist Centre Jakarta, yang berdiri pada tanggal 18 Mei 1995. dan didirikan oleh  4 orang Biksu anggota Sangha Agung Indonesia, yaitu:
1. Biksu Nyanamaitri – Ketua
2. Biksu Saddhanyano – Wakil Ketua
3. Biksu Dharmavimala – Pendanaan
4. Samanera Nyanapradipa (Sekarang Biksu Nyanapradipa) – Sekretaris

Seiring berjalannya waktu, kini Penerbit Dian Dharma dikelola oleh  Yayasan Triyanavardhana Indonesia dengan misi utama menyebarkan ajaran Buddha/ Buddha Dharma melalui penerbitan, penyaluran buku-buku Dharma dan media lainnya secara Gratis atau cuma-cuma sampai ke seluruh pelosok tanah air Indonesia.

Hingga saat kini, Penerbit Dian Dharma mengkhususkan diri pada penerbitan buku-buku dan media lainnya yang berbasis ajaran Buddha dan dibiayai oleh para donatur berhati mulia dan terketuk hatinya untuk memajukan ajaran Buddha, dan sekaligus sebagai praktik mereka dalam menanam jasa kebajikan.

Janganlah kamu meremehkan bahwa 'Kebajikan tidak akan berakibat sesuatu padaku'. Bahkan tembayan pun akan terisi penuh oleh air yang jatuh menetes. Demikianlah Orang bijak memenuhi dirinya dengan kebajikan yang terkumpul sedikit demi sedikit (Dhammapada 122). 

Melalui Visi Penerbit Dian Dharma akan terus berkarya menerbitkan karya-karya penulis Buddhis yang berkarakter dan berdedikasi membuka mata batin para pembacanya, sehingga dapat memberi manfaat bagi perkembangan batin orang tersebut untuk memperoleh kebijaksanaan dalam berprilaku maupun cara berpikirnya, sehingga siapapun yang mempraktekkan Ajaran Buddha dapat menjadi orang yang penuh welas asih, cinta damai dan bijaksana. 

Kita belajar ilmu pengetahuan sebagai bekal menjadi orang intelektual, kita belajar Ajaran Buddha sebagai bekal untuk menjadi orang yang penuh cinta kasih, welas asih dan penuh kebijaksanaan. Orang intelektual belum tentu dapat berprilaku bijaksana, namun orang yang mengenal Ajaran Buddha bisa mempergunakan intelektualnya dengan bijaksana. Tanpa kebijaksanaan, dunia ini bisa hancur karena ambisi para intelektual dan penguasa. Namun tidak dipungkiri bahwa tidak semua orang yang mengaku beragama Buddha dapat bersikap arif dan bijaksana. Maka itu, kita perlu belajar akan hukum-hukum Kebenaran, kita perlu mengasah batin kita. Orang yang mau belajar dapat perlakukanlah bumi ini dengan bijaksana dan orang yang mau mengasah batinnya akan menjadi terang, damai dan bahagia.

Waspada diantara yang lengah, terjaga di antara yang tertidur. Orang yang sangat bijaksana maju terus bagaikan seekor kuda yang tangkas meninggalkan kuda yang lemah. (Dhammapada 29)

Singkirkan kesombongan anda, lenyapkan kekikiran anda. Berbuatlah sesuatu yang lebih bermanfaat bagi orang banyak, niscaya hidup anda akan lebih bermakna dan kebajikan anda tidak akan menjadi sia-sia. Bila ada rejeki, sisihkan sebagian untuk membuka mata batin orang lain, ulurkan tangan anda maka duniapun akan berseri. Berkaryalah bersama Penerbit Dian Dharma, tak lupa kirimkan dana anda ke:

Bank Central Asia KCP Cideng Barat No. 3973 019 828
a.n. Yayasan Triyanavardhana Indonesia

Kirimkan bukti ke Fax (021) 5687923, Hp 0852 1519 9777 

Atau ikut program Donatur secara reguler di donatur@diandharma.com