Di dunia ini, apabila seseorang dikuasai oleh keinginan kotor dan beracun.
Kesedihan niscaya berkembang bagaikan rumput birana yang tumbuh subur karena tersirami air hujan.
Sebagaimana, setetes air tidak melekat pada daun teratai dan sekuntum bunga teratai tidak ternoda oleh air.
Begitu juga seorang manusia yang bijaksana, tidak akan melekat pada apapun juga. Baik yang dilihat, didengar, ataupun yang dipikirkan.
Kemarilah dan pandanglah dunia ini, bagaikan sebuah kereta kerajaan yang indah.
di mana orang dungu terteguntegun. Namun tiada kemelekatan bagi orang yang telah menyadari hal tersebut.
Janganlah melekat pada apa yang dicintai, ataupun apa yang tidak dicintai. Perpisahan dengan apa yang dicintai adalah penderitaan. Perjumpaan dengan apa yang tidak dicintai juga penderitaan.
Bagaikan danau yang dalam, airnya jernih dan tenang; Demikian pula batin para bijaksana menjadi tentram karena mendengarkan DHARMA BUDDHA
Sesuai dengan benih yang ditabur,demikianlah buah yang akan dipetiknya. Oleh karenanya,Tanamlah benih-benih yang baik agar engkau memetik buah kebahagian. Pelaku kebaikan akan mendapat kebaikan Pelaku kejahatan akan menerima kejahatan